简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Sengketa Binance dan RedotPay Masih Belum Jelas
Ikhtisar:Sengketa hukum antara Binance dan RedotPay masih menjadi perhatian setelah kedua pihak memberikan keterangan berbeda terkait proses di Singapura. Perkara yang lebih besar di Hong Kong mencakup klaim ganti rugi sekitar $472,8 juta terkait dugaan pengalihan pengguna Binance Card.

Binance dan RedotPay memberikan pernyataan berbeda mengenai status proses hukum di Singapura.
RedotPay menyatakan perkara tersebut diperkirakan akan dihentikan setelah sidang 7 Agustus dan perusahaan berencana meminta penggantian biaya hukum, sementara Binance membantah bahwa pihaknya menarik klaim di Singapura.
Perbedaan pernyataan ini membuat status prosedural perkara belum sepenuhnya jelas. Sampai ada konfirmasi dari catatan pengadilan Singapura, belum dapat dipastikan apakah proses tersebut benar-benar telah berakhir.
Sengketa ini berkaitan dengan hubungan komersial sebelumnya antara kedua perusahaan di layanan pembayaran.
Dalam perkara terpisah di Hong Kong, pihak yang terkait dengan Binance menuduh RedotPay mengalihkan lebih dari 470.000 pengguna Binance Card ke bisnis kartu pembayaran stablecoin miliknya.
Klaim di Hong Kong mencakup tuntutan ganti rugi sekitar $472,8 juta, berdasarkan estimasi nilai seumur hidup pelanggan sebesar $925 per pengguna yang diduga dialihkan.
RedotPay menolak tuduhan tersebut dan menyatakan akan membela diri melalui proses hukum.
Bagi pasar aset digital, kasus ini menyoroti pentingnya kepemilikan pelanggan dan batas penggunaan akses dalam kerja sama pembayaran.
Ketidakpastian hukum tersebut juga dapat memengaruhi persepsi investor terhadap ekspansi RedotPay, terutama karena perusahaan sedang berada dalam fase pertumbuhan cepat.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.










