简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Dolar Stabil Setelah Risiko Iran Mereda
Ikhtisar:Dolar AS stabil di awal perdagangan Asia setelah rencana serangan AS terhadap Iran ditunda untuk membuka ruang negosiasi. Pergerakan pasar valas juga dipengaruhi stabilisasi imbal hasil obligasi AS dan perhatian terhadap potensi intervensi Jepang di pasar yen.

Dolar AS bergerak stabil pada awal perdagangan Asia setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan telah menunda rencana serangan terhadap Iran untuk memberi ruang bagi negosiasi. Indeks dolar bertahan di 99,026 setelah turun 0,3% pada Senin, mengakhiri penguatan lima hari beruntun.
Stabilisasi juga terlihat di pasar obligasi. Imbal hasil Treasury AS 10 tahun turun 3 basis poin ke 4,591% setelah sebelumnya sempat mencapai level tertinggi dalam setahun. Meredanya kekhawatiran lonjakan inflasi membantu menahan tekanan di pasar, sementara harga minyak tercatat turun 2,4% ke $109,43 per barel.
Dolar sebelumnya mendapat dukungan sebagai aset aman di tengah eskalasi konflik Timur Tengah dan aksi jual di pasar obligasi global. Pelaku pasar juga menilai ulang kemungkinan langkah suku bunga bank sentral AS, dengan peluang kenaikan 25 basis poin pada pertemuan 9 Desember kini tersirat sebesar 36,2%, naik dari 0,5% sebulan sebelumnya.
Terhadap yen, dolar AS nyaris datar di 158,895 yen. Data awal menunjukkan ekonomi Jepang tumbuh 2,1% secara tahunan pada kuartal pertama, lebih tinggi dari perkiraan 1,7%. Otoritas Jepang juga menyatakan siap bertindak terhadap volatilitas valas yang berlebihan, sehingga perhatian pasar tetap tertuju pada potensi langkah untuk mendukung yen.
Di mata uang utama lainnya, euro stabil di $1,1650, sementara pound Inggris turun 0,1% ke $1,3427. Dolar Australia melemah 0,1% ke $0,7164, dolar Selandia Baru turun 0,1% ke $0,5868, dan dolar AS stabil terhadap yuan offshore di 6,798 yuan.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
